Beranda » Blog » Cara Membuat Rockwool

Cara Membuat Rockwool

Diposting pada 20 Desember 2020 oleh gst | Dilihat: 42 kali | Kategori:

Cara membuat rockwool memang sederhana tapi tidak begitu mudah, bagi orang awam tentu media tanam ini sangat aneh dan tidak logis karena rockwool tidak memakai tanah sama sekali. Wol batu umumnya digunakan sebagai substrat biakan hidroponik.

Bahan apa yang terbuat dari wol batu?

Wol batu terbuat dari batu seperti batu kapur, basal dan batubara. Batu itu harus dipanaskan terlebih dahulu. Tetapi jika Anda kesulitan menemukan batu-batu ini di sini, ada berbagai bahan yang dapat digunakan untuk membuat wol batu. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat rockwool sederhana antara lain:

  1. Kaca
  2. Batu ( bisa batu kapur, batu volcanic dari gunung berapi, batu bara )
  3. keramik

Setelah mendapatkan bahan-bahan tersebut lalu bagaimana cara membuat rockwool yang sederhana sebagai media tanam hidroponik?

  1. Anda harus memanaskan kaca terlebih dahulu dengan suhu 230-260 derajat celcius.
  2. Bahan berupa batu juga dipanaskan hingga suhu 700-850 derajat Celcius.
  3. Ketiga keramik yang dipanaskan pada suhu 1200 derajat Celcius
  4. Bahan panas dan menyatu dan telah berubah seperti lava, selanjutnya harus menunggu dingin. Batu-batu itu berubah menjadi serat lava.
  5. Setelah batunya dingin, pengumpulan serat dipotong dan disesuaikan dengan kebutuhan.
  6. Rockwool siap digunakan

Menggunakan media rockwool untuk menanam memang mempunyai banyak unggulan tetapi perlu diingat, rockwool yang terbuat dari bebatuan mempunyai kandungan mineral alkali yang sangat besar dan PH dari rockwool cenderung tinggi untuk beberapa jenis tanaman.

Kemudian perawatan khusus dilakukan sebelum digunakan. Lalu apa saja manfaat yang akan didapat dengan menggunakan media rockwool untuk tanaman hias dan sayuran?

  1. Ramah lingkungan. Anda bisa memanfaatkan bahan sisa keramik atau kaca untuk menanam tanaman.
  2. Hemat pupuk
  3. Tidak mengandung patogen yang dapat menyebabkan penyakit pada tanaman / sayuran.
  4. Meminimalkan penggunaan disinfektan yang membuat sayuran tidak sehat / berbahaya saat tertelan.

Dengan menggunakan rockwool tentu ini bisa menjadi salah satu alternatif para petani. Tidak hanya petani saja tetapi masyarakat yang hidup di kota besar yang tidak mempunyai lahan untuk menanam pun bisa memakai media tanam ini.

Dengan menggunakan wol batu, tentu saja Anda juga dapat menghemat pupuk, karena wol batu dapat menyerap banyak air dibandingkan dengan tanah.

Perbedaan Rockwool AC dan Rockwool Tanaman

1. Rockwool AC

Rockwool AC sangat cocok untuk aneka kebutuhan industri, seperti :

  1. Peredam ruangan genset
  2. Peredam Kamar Studio
  3. Peredam ruangan audio visual, ballroom
  4. Tata letak
  5. Atap pabrik
  6. Dinding bangunan
  7. AC / pelapis udara untuk pipa dan kabel
  8. Ramah lingkungan
  9. Tidak mengandung patogen
  10. Dapat menampung air hingga 14 kali kapasitas tanah
  11. Dapat meminimalkan penggunaan disinfektan
  12. Dapat mengoptimalkan peran pupuk.

Rockwool AC adalah bahan insulation, termasuk jenis isolasi termal dan akustik. Terbuat dari bahan tambang fiber ringan dengan inti berupa Glass (kaca). AC rockwool sangat rapuh karena sifatnya yang berlubang, tidak seperti rockwool tanaman yang memiliki rongga lebih sedikit dan kuat.

2. Rockwool Tanaman

Rockwool tanaman adalah salah satu jenis media tanam yang populer bagi mereka penggemar hidroponik, tak lepas karena kelebihan rockwool itu sendiri, Media tanam ini dinilai memiliki berbagai keuntungan lebih dibandingkan dengan menggunakan tanah sebagai media tanam.

Sesuai namanya, rockwool memang terbuat dari serat yang terbuat dari batu. Serat dipulihkan dengan memanaskan batu basalt dan pasir ke suhu 1600 derajat Celcius.

Kelebihan rockwool tanaman :

  1. Ramah lingkungan
  2. Tidak mengandung patogen
  3. Mapu menampung air hingga 14 kali kapasitas tanah
  4. Dapat meminimalkan penggunaan disinfektan
  5. Dapat mengoptimalkan peran pupuk.

Rockwool tanaman sangat cocok untuk bercocok taman / penanaman hidroponik.

Fungsi Rockwool pada Hidroponik

Sebagai media tanam hidroponik, rockwool memiliki kemampuan menahan air dan udara (oksigen untuk aerasi) dalam jumlah besar yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan akar dan penyerapan nutrisi pada metode hidroponik.

Struktur serat alami rockwool juga sangat baik untuk mendukung batang dan akar tanaman sehingga dapat ereksi dengan stabil. Kemampuan rockwool untuk membuat bahan ini cocok untuk digunakan sebagai media tanaman mulai dari pembibitan hingga proses produksi / panen.

Namun perlu diperhatikan dengan hati-hati bahwa kadar asam (pH) alami rockwool sangat tinggi (basa) karena kandungan alkali dalam seratnya (pada kisaran pH 8). Ini tidak memenuhi persyaratan kisaran pH tanaman (5.5 – 6.5).

Oleh karena itu, pengkodean diperlukan sebelum digunakan sebagai media tanam. Pemberian pupuk asam seperti pupuk urea, pupuk amonium sulfat, pupuk KCl atau pupuk campuran AB dapat membantu mengatasi masalah ini.

Bagikan

Cara Membuat Rockwool | Jual Peredam Suara & Panas

Diposting oleh

Jual Peredam Suara Ruangan dan Peredam Panas.

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Kontak Kami :

  • Alamat : Perum Griya Permata Gedangan III Blok N1. No 43 – Sidoarjo
  • Respon Cepat : +623185591449

 

Chat via Whatsapp
Admin
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Admin
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja